0

Definisi Copywriting Beserta Contoh dan Teknik Memahaminya

Copywriting tidak hanya sekedar sebuah tulisan singkat di sosial media untuk sebuah produk. 

Digital copywriting telah mengalami perkembangan dan sekarang menjadi sebuah teknik penyihir orang lain untuk membeli sebuah produk. 

Lantas apa itu pengertian dari copywriting dan bagaimana cara membuat teknik copywriting yang menarik. 

Definisi Copywriting 

Copywriting adalah tulisan yang bertujuan untuk kebutuhan komersial atau sebagai cara mempengaruhi orang untuk mengambil sebuah tindakan. 

Tindakan tersebut bisa berbentuk melakukan pembelian, menyumbang sesuatu, ajakan atau bahkan mempengaruhi seseorang untuk menghubungi sebuah nomor. 

Memahami copywriting berarti mengerti dan paham terkait tiga hal berikut yang menjadi dasar sebagai berikut: 

  1. Copy: Sebuah teks yang ditulis dengan maksud tertentu yakni untuk menyihir calon pembeli untuk melakukan pembelian
  2. Copywriting: Copywriting lebih ke cara atau teknik yang digunakan untuk membuat copy
  3. Konvensi: Tujuan utama dari pembuatan copywriting yakni target audiens bisa melakukan konversi menjadi sebuah penjualan. 

Berdasarkan penjelasan tersebut copywriting merupakan salah satu usaha para penjual agar bisa mendapatkan pembeli dengan cara yang unik.

Salah satu teknik yang populer yakni teknik Copywriting melalui mindset.

Teknik copywriting ini menggunakan unsur psikologi manusia untuk meningkatkan manusia yang mau melakukan kegiatan pembelian. 

poin pertama dari teknik ini adalah Lebih banyak mencari tahu apa yang calon pembeli butuhkan dari produk anda. 

Hindari untuk memberikan terlalu banyak informasi tentang produk anda pada copywriting, seperti contoh berikut: 

“Produk kami telah berdiri sejak ribuan tahun silam dan terbuat dari bahan bahan berkualitas dan telah dibeli oleh banyak negara”

Copy di atas terasa saat penjual sentris dan tidak memperdulikan calon pembeli sama sekali bahkan google tidak akan menyarankan konten seperti ini di halaman utama. 

Oleh karena itu buatlah copywriting yang memperhatikan kebutuhan calon  pembeli terhadap produk anda.

Jangan lupa juga menulis copywriting dengan rasa empati yang tinggi. 

Teknik mindset copywriting selanjutnya berkaitan dengan persona atau karakter dari calon pembeli ideal bagi produk anda. 

Misal saja ingin berjualan produk untuk bayi maka buyer personanya bisa seperti berikut ini: 

  • Jenis kelamin: laki-laki
  • umur: 1 sampai 5 tahun
  • permasalahan utama: sulit memilih baju yang ukuranya sesuai 

yang bisa kita bantu: menyediakan baju sesuai dengan ukuran atau custom dari pembeli. 

Menggunakan analisis persona seperti contoh di atas akan memudahkan untuk melakukan penjualan karena memiliki target yang jelas. 

Teknik copywriting mindset yang terakhir adalah memanusiakan manusia. 

Seringkali karena terlalu memperhatikan tanda baca sehingga copywriting seakan seperti robot dan tidak enak dibaca.

Buatlah sebuah copy yang menggunakan bahasa kekinian dan viral sehingga bisa membangun kedekatan dengan calon pembeli. 

Seperti contohnya menggunakan singkatan TBL yang populer atau kepanjangan dari takut banget loh dalam copy produk. 

Jangan lupa juga untuk selalu mengikuti tren yang viral untuk mengetahui selera pasar bagaimana.  

Digital Copywriting Melalui Formula AIDA

Formula AIDA telah populer terutama untuk memulai membuat copywriting yang menarik dan mendatangkan banyak penjualan. 

Aida terdiri dari empat poin penting berikut ini:

  • Attention
  • Interest
  • Desire
  • Action

Attention 

Perhatian adalah penentu jualan anda akan menarik atau tidak oleh pembeli dalam waktu hitungan kurang dari empat detik saja. 

Oleh karena itu sebuah copy yang baik bisa menarik perhatian pembeli dengan cepat. Apa hal ini mungkin terjadi?

Tentu saja mungkin dengan menggunakan tiga struktur utama berikut ini:

  • Headline
  • Gambar
  • Kalimat Pembuka

Berikut 3 elemen yang bisa diterapkan berdasarkan panduanim.com

sebagai berikut:  

  1. Berikan apa yang buyer persona anda pedulikan terkait bisnis anda
  2. Sajikan solusi dari permasalahan utama dari buyer persona anda
  3. Buat mereka merasa “ah itu gua banget“

Anda jangan lupa untuk memperhatikan permasalahan utama dari calon pembeli karena hal itu akan menjadi permasalahan utama dari calon pembeli. 

Interest 

Buat calon pembeli menjadi tertarik dengan produk yang anda jual dengan menyajikan informasi berupa fakta, statistik studi kasus dan alasan. 

Pilihlah interest yang cocok dan masuk akal dan jangan menggunakan alasan yang membohongi pelanggan karena hanya akan merusak image brand. 

Desire

Desire tidak berbeda jauh dengan interest akan tetapi lebih banyak ke arah emosi dan logika dari calon pembeli. 

Contohnya dengan memancing emosi negatif dan memberikan solusi untuk calon pembeli seperti contoh copywriting produknya sebagai berikut: 

Contohnya Produk Sarapan

“Memulai hari dengan kurang tenaga, ingin berbelanja sayur tapi harga di pasar masih tidak stabil, anak sudah minta makanan enak dan sehat, hal ini sangat mustahil dilakukan oleh ibu yang sibuk bekerja. oleh karena itu langsung pesan saja makanan sarapan dari kami yang cepat sehat dan terjangkau!”

Jangan lupa untuk menggabungkan semua poin penting tersebut agar mendapatkan semua manfaatnya yang lengkap, begitulah definisi dari copywriting dan contohnya untuk produk anda.